KUTILANG INDONESIA sebagai salah satu lembaga yang telah puluhan tahun bergerak dibidang konservasi burung dan keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, membuka layanan konsultasi untuk membagikan pengalaman yang dimiliki. Jaringan yang kuat dengan beberapa ahli dibidang ornithologi dan lingkungan hidup juga praktisi konservasi burung merupakan salah satu kekuatan KUTILANG INDONESIA.
Sejauh ini, layanan konsultasi ini banyak dimanfaatkan oleh pelajar dan Mahasiswa yang sedang melakukan penelitian. Permasalahan tema dan metode penelitian menjadi topik yang paling sering dibahas. Meski demikian, tidak sedikit pula warga masyarakat yang menggunakan layanan konsultasi ini untuk mencari solusi-solusi praktis atas berbagai permasalahan di bidang konservasi burung, perijinan penangkaran, dan beragam permasalahan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kami akan berusaha secepat mungkin merespon pertanyaan-pertanyaan melalui “comments” di bawah ini. Meski demikian, beberapa permasalahan yang cukup rumit dan membutuhkan pendalaman akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk menanggapinya. Hal ini demi adanya solusi terbaik atas permasalahan tersebut.
Kami juga mengundang siapapun yang ingin memberikan kontribusi guna mencari solusi atas permasalahan-permasalahan yang terlontar disini. Mari mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan terkait burung dan lingkungan tempat kita hidup. Trimakasih dan mari berbagi.



gan..bedain kutilang emas(cucak kuning) jantan dan betina gimana caranya ya..??trus cara budidayanya gimana?mohon infonya
Trimakasih berkenan menggunakan ruang ini untuk berbagi pengetahun bapak Suhermansyah…
Beberapa hari ini kami mencoba mencari referensi guna menjawab pertanyaan bapak Suhermansyah namun ternyata belum kami temukan. Karena Cucak kuning masih satu keluarga dengan Cucakrawa [PYCNONOTIDAE)…mungkin bisa dipelajari dengan membandingkan dengan pengalaman budidaya CR (http://omkicau.com/cucakrowo/)
Salah satu tips untuk mendeteksi dengan pasti jenis kelamin adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup kepada burung. Jika nutrisi terpenuhi, meski tidak dikawin oleh burung jantan, burung betina akan bertelur.
demikin sedikit informasi yang dapat kami berikan saat ini. JIka ada update akan kami share kembali di ruang ini.
Trimakasih.